SMK ber-KAIZEN

Icon

… upaya membangun karakter PROBLEM SOLVING, menuju INDONESIA yang lebih baik.

Quality Control Circle : Praktek Problem Solving yang Sistemik


Quality Control Circle (QCC)adalah kegiatan sekelompok karyawan dari bidang tugas yang sama atau kurang lebih sama , yang melaksanakan pemecahan masalah di bidang tugas mereka serta mencari solusi atau tindakan perbaikannya.

Seperti kita ketahui bersama , bahwa ahlinya untuk mengatasi masalah di bidang tugas tersebut tentunya adalah karyawan dari bidang tugas tersebut oleh karena mereka-lah yang menghadapi pe-kerjaan tersebut sehari-harinya.  Namun untuk dapat mengatasi masalah yang mereka hadapi , maka kepada para karyawan tersebut perlu diberikan pelatihan bagaimana cara memecahkan masalah atau problem solving sehingga mereka berhasil menemukan faktor penyebab masalah dan dapat memi-kirkan tindakan perbaikannya untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi.

Kegiatan QCC tersebut dapat diterapkan di semua bagian didalam perusahaan/in-stansi bersangkutan baik di bidang Marketing, Produksi, QC, Gudang, HRD, Admi-nisitrasi/Keuangan, dll sesuai dengan permasalahan yang dihadapi bagian/departemen bersangkutan. Dengan melalui kegiatan QCC tersebut menunjukkan bahwa setiap karyawan bertanggung jawab untuk mengatasi setiap permasalahan yang muncul di bidang tugas mereka masing-masing.

Kegiatan QCC tidak hanya terbatas mengatasi setiap permasalahan yang ada , tetapi juga mendorong karyawan untuk berusaha meningkatkan terus terhadap hasil kerja yang telah mereka capai selama ini.  Dengan kata lain, karywan diajak untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas kerja maupun produktivitas kerja secara terus-menerus atau continuous impro-vement , yang di negara Jepang disebut dengan istilah KAIZEN Spirit.  Dengan demikian KAIZEN Spirit adalah semangat untuk melakukan peningkatan secara terus-menerus/berkesinambungan.

Oleh konsultan, kegiatan QCC akan diawali dengan pelatihan Kesadaran Mutu (quality awareness) untuk memberi wacana bahwa setiap orang/karyawan bertanggung jawab untuk mutu hasil kerja mereka masing-masing oleh karena mutu adalah tanggung jawab setiap karyawan sesuai bidang tugas masing-masing (quality is everybody business). Berikutnya akan diberikan pelatihan bagaimana memecahkan masalah (problem solving) dan menetapkan solusinya berdasarkan data yang ada (speak with data).  Selanjutnya menetapkan standard agar masalah yang sama tidak terulang kembali atau menetapkan tindakan pencegahan/preventif.

Untuk melestarikan atau memotivasi kegiatan QCC di suatu perusahaan/instansi , maka perlu diadakan  Lomba QCC dan kepada yang terbaik diberikan penghargaan.

QCC ini bermula dari Jepang , tetapi saat ini sudah banyak diterapkan di pelbagai negara termasuk beberapa perusahaan besar di Indonesia.

courtesy : bintangcd

Filed under: Problem Solving

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: