SMK ber-KAIZEN

Icon

… upaya membangun karakter PROBLEM SOLVING, menuju INDONESIA yang lebih baik.

Kaizen, Prinsip Kerja ala Jepang


Pernah dengar kata ini, “kaizen teian” (bahasa Jepang)? Ini bukan merek motor…! Bukan pula jurus ilmu bela diri. Tapi, ini nama sebuah prinsip kerja yang LUAR BIASA! Para karyawan Jepang menganut prinsip ini sejak dahulu. Hasilnya? Saat ini, Jepang terkenal sebagai negara yang powerful dalam berbagai sisi – khususnya dalam sisi ekonomi.

“Kaizen” berarti “perbaikan terus-menerus”, sementara “teian” artinya “sistem”. Jadi, Kaizen Teian artinya sistem perusahaan yang luas, untuk perbaikan terus menerus, sehingga bisa membawa napas baru dalam setiap perusahaan/organisasi.

Tahukah Anda, banyak pemimpin perusahaan/manajer yang merasa sudah puas dengan sistem perusahaannya, yang dirasakan sudah berjalan dengan baik. Para pemimpin dan manajer itu berpikir, “Kalau sistem perusahaan saya tidak rusak, mengapa harus diganti dengan yang baru? Untuk saat ini, kita cukup bekerja dengan mengikuti arus saja!”. Nah, menurut Kaizen, perubahan zaman terjadi setiap saat. Kita perlu melakukan inovasi (secara proporsional dan profesional) untuk beradaptasi dengannya.

Penerapan Kaizen

Dalam menerapkan Kaizen, para pemimpin perusahaan/organisasi di Jepang berpegang pada dua prinsip. Pertama, perlu proses atau cara kerja yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan proses atau cara kerja demikian, kita bisa bekerja lebih cekatan (bukan bekerja lebih berat).

Untuk mendapatkan proses yang baik, para pemimpin perusahaan perlu mengetahui sumber masalah-masalah, kemudian meminta ide/gagasan/solusi dari semua karyawannya. Bagaimanapun juga, merekalah yang menjalani pekerjaan sehari-hari/dekat dengan pekerjaannya. Biasanya, solusi terbaik adalah solusi yang paling sederhana, logis, dan mudah dilaksanakan.

Kedua, memilih gagasan-gagasan yang bisa dilaksanakan, “mengeksekusinya”, dan bersabar menunggu hasilnya.

Tahukah Anda, perusahaan otomotif raksasa, Toyota, menerima 2 juta ide per tahun, dari para karyawannya! Sebanyak 80% berhasil dilaksanakan. Ternyata, satu perbaikan kecil dapat menghasilkan akibat yang besar! Waktu dan uang dapat dihemat. Para karyawan pun semakin bersemangat kerja, karena mereka melihat ide-ide mereka diterima dan dilaksanakan oleh perusahaan.

Hasil Penerapan Kaizen

Wah, tampaknya Kaizen memang sangat menarik! Apakah kita bisa segera mendapatkan hasilnya? TIDAK. Hasil dari perbaikan terus menerus ala Kaizen tidak dapat Anda dapatkan dalam waktu semalam. Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda sebaiknya menggunakan model spesifik Kaizen yang tepat untuk perusahaan/organisasi Anda, serta mau menjalani proses bertahap.

Dalam proses itu, antara lain, para pimpinan dan manajer harus mampu menetapkan dan menjalankan suatu standar, serta mengontrol kualitas. Mereka juga harus mau mendengarkan ide/saran, berusaha memberikan feed back yang membangun, sekaligus terus memotivasi karyawannya! Para karyawan pun harus lebih aktif memikirkan pekerjaannya, bukan bekerja seperti robot.

sumber : andriewongso(dot)com

Filed under: Article

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: